Sabtu, 11 Januari 2014

Jilbab yang dijadikan Sebagai Ajang Fashion

Mengingat zaman ini yang semakin tahun semakin modern, membuat semua orang tidak ingin ketinggalan dengan berbagai macam tren-tren yang ada. Seperti banyaknya wanita yang mengenakan jilbab pada bulan puasa ini, namun hal itu bukan sekedar ingin menutupi aurat sebagai layaknya wanita muslimah. Melainkan jilbab juga dipakai sebagai ajang fashion, seperti yang baru saya lihat beberapa hari lalu di sebuah mall di Samarinda.
Pada saat itu saya melihat seorang wanita yang mengenakan jilbab dengan sangat menarik sekali, dengan penuh aksesoris diatasnya dan tampilan busana yang sangat muslimah pokoknya, membuat wanita itu terlihat sangat cantik. Ehm, untung puasa jadi tidak terlalu melihat dengan syahwat, hehe. Jadi saya hanya bisa mengucapakan SUBHANALLAH.

Kemudian masih dalam keterkaitan mengenakan jilbab sebagai fashion, saya melihat sebagian wanita yang memakai jilbab selalu terlihat modis dan fashionable dari segi tubuh. Jika kasus pertama tadi sang wanita mengenakan jilbabnya dengan penuh ketertarikan, akibat jilbanya yang sangat berwarna sekali. Namun yang ini kebalikannya yakni, jilbabnya biasa saja, tapi baju dan celana yang ia kenakan sangat ketat sekali. Bahkan membuat saya kembali terdiam dan mengucapkan ASTAGFIRULLAH. (tau bukan maksud saya)

Dari kasus yang terakhir ini, dapat diartikan bahwa makna dari jilbab yang awalnya untuk menutupi aurat dibagian kepala, seakan-akan sedikit memudar. Karena banyaknya wanita yang saya lihat dalam mengenakan jilbab, hanya untuk ajang fashion saja. Apalagi saat ini semakin banyak sekali warna-warni refrensi jilbab di setiap toko muslimah. Dengan begitu sang wanita, yang memiliki kewajiban mengenakan jilbab tidak merasa kesusahan lagi untuk mencari jilbab yang sedang tren saat ini. Namun sangat disayangkan sekali jika pemakaian jilbab saat ini, hanya dijadikan sebagai ajang fashion saja

Batik Siap Rambah Pasar Mode Italia

Koleksi batik karya Oscar Lawalata dan Aguste Soesastro, perancang busana ternama Indonesia, diperagakan pada fashion show dalam rangkaian resepsi peringatan HUT ke-66 RI di Hotel Sheraton, Roma Kamis malam (29/9). Acara yang juga menggaungkan World Batik Summit yang sedang berlangsung di Jakarta ini dipadati tamu terutama dari komunitas mode di Italia. 

“Batik berkelas dan elegan berpeluang masuk pasar Italia”, ujar beberapa tamu yang kagum menyaksikan batik moderen dan kontemporer yang diperagakan peragawati papan atas Indonesia. 

Acara fashion show ini merupakan hasil kerjasama KBRI Roma, dan Asosiasi Persahabatan Indonesia-Italia, serta Yayasan Akar Wangi, Yogyakarta dan dengan patronasi Pemda Roma dan AltaRoma, asosiasi mode papan atas Italia, dimaksudkan untuk mempromosikan batik berkelas di Roma yang dikenal sebagai sebagai salah satu kota mode utama di dunia. 
Perpaduan yang harmonis antara fashion show dengan pertunjukan budaya serta penataan ruang pameran, dan ruang resepsi serta panggung (catwalk) membuat fashion show ini tampak unik dan mendapat sambutan meriah dari tamu berjumlah sedikitnya 600 orang dari kalangan diplomatik, pejabat pemerintah, pengusaha (boutique), operator pariwisata dan wartawan. 


Tamu-tamu yang masuk ke ruang resepsi melalui ruang pameran langsung disambut dengan pertunjukan musik gamelan Jawa yang semuanya dimainkan oleh penabuh gamelan orang Italia di bawah binaan KBRI Vatikan. 

"Wow… luar biasa, instrumennya indah, dan suaranya merdu menyentuh kalbu dan sangat unik" ujar para tamu sambil mengambil foto para penabuh gamelan. Yang tidak kalah menariknya adalah, kehadiran Michella Polselli, penerima beasiswa seni dan budaya yang baru saja kembali dari Indonesia beberapa bulan lalu. Dengan pakaian kebayanya, gadis cantik ini duduk di salah satu pojok promosi batik melakukan demo membatik sambil menjelaskan proses dan sejarah batik yang dua tahun lalu diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. 

Kuasa Usaha KBRI Roma, Priyo Iswanto dalam sambutannya mengatakan, fashion show bertema “Mimpi Tersembunyi” Ekspresi Kreatif Indonesia melalui Mode, Tari dan Warisan Budaya” atau “Hidden Dreams” ini dimaksudkan juga untuk menggemakan World Batik Summit yang sedang berlangsung di Jakarta dan secara khusus untuk lebih mengenalkan batik sebagai warisan dunia asal Indonesia kepada masyarakat Eropa terutama Italia. 

Diharapkan pengenalan dan pemahaman seni budaya Indonesia yang semakin baik oleh masyarakat Italia dapat semakin mendekatkan hubungan dan kerjasama antara Italia dan Indonesia. Priyo Iswanto lebih lanjut menambahkan harapan batik bisa merebut pasar Eropa khususnya di Italia mengingat batik sangat cocok untuk iklim panas dan Italia memiliki musim panas yang relatif panjang antara 4-5 bulan. 

Selain menampilkan peragaan busana batik, acara Hidden Dreams dimeriahkan juga dengan tarian tradisonal oleh Didik Nin

Sejarah Dunia Fashion

SEJARAH DUNIA FASHION | DUNIA FASHION DAN PERKEMBANGANNYA
Lumrah adanya bila kita ingin selalu tampil ngetrend, chic, stylish dan seksi di setiap moment. Bisa dibilang sih… Mulai dari bayi sampai kapanpun yang namanya fashion  selalu melekat dalam keseharian. *Emang bayi bisa ngomong…!?* 


Lalu lalu…, dunia fashion itu sendiri sebenarnya dimulai dari kapan yah? Yupz!!! Tahun 1920 adalah abad baru ketika dunia fashion terlahir kembali setelah sebelumnya baju-baju ala Cinderella yang menguasai dunia fashion. Baju-baju Cinderella dengan rok super megar dengan pinggang ekstra ketat yang menyiksa kaum cewek.


Inovasi terbaru muncul dari desainer dunia seperti Coco Chanel yang menyuguhkan potongan, warna serta gaya yang mementingkan karakter seorang cewek. Dari sinilah dunia fashion mulai berkibar. Memasuki tahun 1930, perkembangan fashion sedikit agak lambat hingga akhirnya memasuki perang dunia ke dua (1940-1946). Dari yang tadinya hanya bersifat fungsional, sebuah pakaian juga punya sisi estetik dan sisi ‘cantik’. 

Dunia di luar fashion juga punya pengaruh hebat. Terutama dunia film di awal tahun 50an hingga 60an. Beberapa movie star menjadi panutan di dunia fashion bahkan menjadi icon, seperti Marlene Dietriech dengan baju androginy-nya. Di era ini juga desainer dunia banyak melakukan inovasi. Dari London ada Mary Quant dengan rok mininya dan Barbara Hulanicki dengan gaya street wear remaja London. Dari Amerika ada James Galanos dengan baju fitted dan Dody Gernreich dengan baju-baju unisex. Di Paris dikenal Yves Saint Laurent dengan gaya tailoring buat cewek. Pierre Cardin dengan baju space-nya dan Emmanuel Ungaro dengan fashion couture-nya.
Berkembangnya zaman emang bikin dunia fashion juga terus berkembang. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa fashion  dulu bisa kita rasakan kembali pada trend fashion tahun ini.

Pentingnya Fashion di Masyarakat

Fashion adalah salah satu yang paling penting dalam interaksi sosial dan status. Sering menilai orang lain pada pakaian mereka. Kegiatan sosial kelompok status, fashion sering subjek pertemuan-pertemuan ini. Dalam kasus lembaga, pakaian mendefinisikan orang. Sebagai contoh, siswa tidak akan dapat bersekolah jika mereka tidak olahraga. Bar dan klub memiliki kebijakan pakaian. Ketika seseorang memakai seorang pria modis tidak diperbolehkan dalam fasilitas tersebut, orang itu akan dapat berlaku. Di tempat kerja, kantor juga memerlukan karyawan mereka untuk mengenakan pakaian yang tepat selama bekerja atau waktu untuk pertemuan. Diantara olahraga yang tepat gaun penting, kebanyakan orang tidak punya pilihan dalam pakaian. 


Ada lembaga lain yang melarang penggunaan pakaian kasual, misalnya berkaitan dengan rumah sakit. Perawat koordinator, kesehatan dan dokter harus mengenakan pakaian yang sesuai sebelum mereka dapat bekerja. Rumah sakit adalah semua kesehatan dan kebersihan. Jika operasi yang dokter harus memakai scrub mandi dan mensterilkan sarung tangan sebelum operasi. Pengacara harus memakai jas dan malam hari pakai untuk membedakan apakah Pengadilan. Kita dapat bekerja dan status seseorang melalui pakaian. Psikolog juga pakaian seseorang dalam diagnosisnya. Mereka yang memerlukan bantuan tidak mencukupi atau pakaian kotor dapat didefinisikan sebagai orang yang memiliki masalah. Kebersihan dan kostum akan menjadi faktor penting dalam evaluasi orang dan latar belakang. 

Bayangkan dunia tanpa hukum pada pakaian. Orang tidak bisa rumah sakit, dokter atau perawat, karena semua orang memakai pakaian kasual. Kita tidak akan mampu bekerja dan status seseorang untuk memutuskan bagaimana setiap orang memakai pakaian yang sama. Kebersihan di rumah sakit akan dihilangkan, karena dokter tidak bisa melakukan waktu dan operasi, tanpa mengubah pakaiannya. Mengapa fashion adalah penting dalam masyarakat kita. Mode menetapkan standar profesionalisme dan kebersihan. Untuk fashion, ada penurunan pelecehan seksual di sekolah dan di tempat kerja. Pria tidak tergoda untuk melecehkan rekan-rekan mereka berpikir, karena rekan mereka peralatan olahraga.

Mode telah mendefinisikan batas-batas sosial masyarakat. Yang tampak terhormat orang yang olahraga dan membersihkan peralatan yang tepat. Anak-anak yang bersih dan rapi saat Anda menghidupkan apakah sekolah yang diperlukan untuk pergi. Menggunakan busana yang tepat dan pakaian, kami telah meningkatkan bisnis. Itulah sebabnya orang harus selalu beberapa jenis pakaian resmi akan diterima oleh masyarakat. Pakaian yang tepat, jika tidak hanya bekerja untuk meningkatkan profesionalisme di kantor, tetapi juga akan meningkatkan pekerjaan.

Sabtu, 04 Januari 2014

Definisi Fashion

*Arti kata dari fashion itu sendiri memliki banyak sisi. Menurut Troxell dan Stone dalam bukunya Fashion Merchandising, fashion didefinisikan sebagai gaya yang diterima dan di gunakan oleh mayoritas anggota kelompok dalam satu waktu tertentu. Dari definisi tersebut daapat terlihat bahwa fashion erat kaitannya dengan gaya yang di gemari, kepribadian seseorang, dan rentang waktu. Maka bisa dimengerti mengapa sebuah gaya yang di gemari bulan ini bissa dikatakan ketinggalan jaman beberapa bulan kemudian.

*Menurut solomon dalam bukunya ‘consumer Behaviour’ European perspective fashion adalah proses penyebaran sosial (social-diffusion) dimana sebuah gaya baru diadopsi oleh kelompok konsumen. Fashion atau gaya mengacu pada kombinasi beberapa atribut. Dan agar dapat di katakan ‘in fashion’.

*Menurut Poppy Dharsono, tokoh fashion Indonesia yang tidak hanya sebagai pengamat tapi juga praktisi, fashion adalah sebuah kecenderungan gaya yang sedang digemari pada saat itu dalam jangka waktu tertentu. Menurut Ellen, fashion adalah bagian gaya hidup yang merupakan pilihan pribadi setiap orang, yang bisa membuat diri mereka  merasa lebih baik dan nyaman.

Istilah gaya dan desain perlu di jelasakan agar tidak disamakan dengan fashion. Gaya (style) adalah sebuah karakteristik dalam mempresentsikan sesuatu. Dalam lingkup pakaian, gaya adalah karakteristik penampilan bahan pakaian, kombinasi fitur-fiturnya yang membuatnya berbeda dengan pakaian lain. Contohnya, rok sebagai salah satu gaya berpakaian bagi wanita, pilihan lainnya adalah celana atau leging, sedangkan jas adalah salah satu gaya berpakaian bagi pria, pilihan lainnya bisa menggunakan jaket kulit atau jaket jeans. Gaya suatu saat bisa di terima dan suatu saat bisa pergi, namun gaya yang spesifik akan tetap diingat, entah itu di katakan fashion atau tidak.

Sedangkan desain adalah versi spesifik dari gaya. Contohnya, rok yang menjadi gaya berpakaian wanita, namun memiliki desain yang berbeda-beda seperti A-line, high waist(pinggang tinggi), rok mini dll. Biasanya produsen pakaian membuat beberapa variasi desain dari gaya yang sedang digemari saat itu agar konsumen mempunya banyak pilihan. Baik gaya dan desain secara bersama-sama berperan dalam menentukan fashion pada waktu itu.